Aplikasi AI untuk Systematic Review
berdasarkan empat kriteria utama: Fitur Utama (Key Features), Kegunaan (Use), Kelebihan (Pros), dan Kekurangan (Cons).
Berikut adalah rincian untuk setiap alat yang tercantum:
1. RAYYAN
Fitur Utama: Skrining kolaboratif, antarmuka intuitif, dan sistem yang belajar dari keputusan pengguna.
Kegunaan: Skrining judul dan abstrak.
Kelebihan: Tersedia versi gratis, ramah pengguna, dan mendukung kolaborasi.
Kekurangan: Terbatas pada tahap skrining, bukan alat tinjauan sistematis yang lengkap.
2. ASReview
Fitur Utama: Menggunakan active learning, instalasi lokal (data lebih aman), dan bersifat open-source.
Kegunaan: Skrining judul dan abstrak.
Kelebihan: Gratis, mengurangi beban kerja manual, menjaga privasi data, dan didukung oleh komunitas.
Kekurangan: Membutuhkan sedikit pengetahuan teknis untuk pengaturan/instalasi.
3. DistillerSR
Fitur Utama: Penghapusan duplikat (de-duplikasi) berbasis AI, ekstraksi data otomatis, dan ruang kerja kolaboratif.
Kegunaan: Mendukung seluruh proses tinjauan sistematis.
Kelebihan: Alat yang komprehensif, mendukung seluruh alur kerja, dan berbasis cloud.
Kekurangan: Memerlukan langganan berbayar dan bisa jadi rumit untuk dipelajari.
4. Laser AI
Fitur Utama: Skrining judul & abstrak, skrining teks lengkap (full-text), ekstraksi data, dan jaminan kualitas.
Kegunaan: Mendukung seluruh proses tinjauan sistematis.
Kelebihan: Alat komprehensif, antarmuka inovatif, mendukung kolaborasi, dan siap untuk diaudit.
Kekurangan: Memerlukan langganan dan merupakan alat yang relatif baru.
5. Elicit
Fitur Utama: Pemrosesan bahasa alami (NLP), fokus pada riset empiris, dan berbasis langganan.
Kegunaan: Penemuan dan ekstraksi literatur.
Kelebihan: Presisi tinggi, mampu menangani dataset besar, dan terus berkembang.
Kekurangan: Langganan diperlukan untuk fitur penuh, dan terbatas pada domain riset empiris.
6. Covidence
Fitur Utama: Skrining dan ekstraksi data, serta integrasi machine learning.
Kegunaan: Skrining dan ekstraksi data.
Kelebihan: Menyederhanakan proses tinjauan, meningkatkan efisiensi, dan mendukung kolaborasi.
Kekurangan: Memerlukan langganan dan fokus pada tahap-tahap tertentu saja dalam proses tinjauan.
7. PICO Portal
Fitur Utama: Pengembangan protokol riset dibantu AI, formulasi strategi pencarian, dan ekstraksi data.
Kegunaan: Mendukung seluruh proses tinjauan sistematis.
Kelebihan: Mempercepat riset, mendukung kolaborasi, dan merupakan alat yang komprehensif.
Kekurangan: Memerlukan langganan dan merupakan alat yang relatif baru.
8. Scite
Fitur Utama: Analisis konteks sitasi, evaluasi kredibilitas, dan rekomendasi ringkasan.
Kegunaan: Evaluasi literatur.
Kelebihan: Membantu memvalidasi signifikansi paper, melacak sitasi, dan mengidentifikasi celah penelitian (research gaps).
Kekurangan: Fokus pada analisis sitasi, bukan alat tinjauan sistematis yang lengkap.
9. LitSuggest
Fitur Utama: Mengotomatiskan pencarian literatur dengan validitas dan reliabilitas tinggi.
Kegunaan: Pencarian literatur.
Kelebihan: Mengurangi waktu pencarian manual dan memiliki akurasi tinggi.
Kekurangan: Membutuhkan pengetahuan ilmu komputer dan algoritma dari pengguna; belum sepenuhnya ramah pengguna.
10. Pitts.AI
Fitur Utama: Alur kerja yang efisien, alat kolaborasi, dan platform yang aman.
Kegunaan: Mendukung seluruh proses tinjauan sistematis.
Kelebihan: Ramah pengguna, mendukung kolaborasi, dan aman.
Kekurangan: Memerlukan langganan dan merupakan alat yang relatif baru.
.jpg)









